Berantas.id, Sulawesi Tengah – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah memastikan kesiapan infrastruktur jalan dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2025. Dengan tingkat kemantapan jalan nasional mencapai 97,38 persen, BPJN Sulteng mendukung kelancaran transportasi Lebaran bagi para pemudik.
Selain itu, pihaknya juga tengah mempercepat perbaikan lubang jalan. Berdasarkan data terbaru, terdapat sekitar 1.467 titik lubang di sepanjang ruas jalan nasional yang terus diperbaiki dan ditargetkan selesai sebelum H-7 Lebaran. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pemudik saat melintasi jalan nasional di Sulawesi Tengah.
BPJN Sulteng juga telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti kepolisian, dinas perhubungan, Balai Transportasi Darat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pemangku kepentingan lainnya. “Kami memastikan kesiapan masing-masing instansi dalam menghadapi jalur mudik serta koordinasi yang solid di lapangan,” kata Dadi.
Mengenai rekayasa lalu lintas, BPJN Sulteng menyerahkan sepenuhnya kebijakan tersebut kepada pihak kepolisian. Namun, untuk beberapa titik rawan bencana dan longsor seperti di Watuwau, BPJN telah menyiapkan jalur alternatif melalui jalan desa yang dapat digunakan dalam kondisi darurat.
Dengan berbagai langkah antisipasi ini, BPJN Sulteng optimistis dapat mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Pemudik diimbau tetap berhati-hati selama perjalanan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan untuk kenyamanan dan keselamatan bersama.***
