Berantas.id,Palu – PT Bumi Duta Persada terus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur jalan di Kota Palu sebagai bagian dari proyek pemulihan pasca bencana.
Sesuai dengan kontrak yang ditandatangani sejak 6 November 2023, proyek ini dijadwalkan rampung pada 29 April 2025.
Sebagai salah satu penyedia jasa konstruksi nasional yang terlibat dalam pemulihan infrastruktur di Sulawesi Tengah, PT Bumi Duta Persada menerapkan skema Infrastructure Reconstruction Sector Loan (IRSL) yang didanai oleh kerja sama Indonesia dan Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).
“Pekerjaan rehabilitasi jalan di Kota Palu mencakup berbagai peningkatan kualitas infrastruktur untuk memastikan keselamatan dan ketahanan terhadap bencana,” ujar Rizky Ananda, ST,. M.Eng PPK 2.5 Provinsi Sulawesi Tengah, pada kesempatan sebelumnya.
Ruas jalan yang direhabilitasi memiliki total panjang 16,255 kilometer, dengan pekerjaan utama meliputi lapisan aspal AC-Base 10 cm, AC-BC 6 cm, dan AC-WC 4 cm, serta penambahan saluran drainase berbentuk U untuk mengoptimalkan sistem pengendalian air.
Selain meningkatkan konektivitas di dalam kota, proyek ini juga mendukung keberlanjutan jalur logistik yang sempat terganggu akibat bencana 2018.
Jalan Rajamoili–Cut Mutia sepanjang 2,121 kilometer akan dibangun sebagai elevated road, sementara 14 ruas lainnya tersebar di berbagai titik Kota Palu.
Rizky Ananda memastikan bahwa pengerjaan proyek tersebut dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi standar umum Bina Marga tahun 2018 yang telah disusun sebelumnya.
“Kami terus berkoordinasi dengan PT Bumi Duta Persada untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai standar kualitas dan selesai tepat waktu,” tambahnya.
Masyarakat diharapkan dapat mendukung kelancaran proyek dengan tetap mematuhi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan selama masa pengerjaan.
PT Bumi Duta Persada berkomitmen menyelesaikan Paket A1 BPJN Sulteng sesuai jadwal, dengan standar keselamatan dan kualitas konstruksi yang tinggi. ***
