BPJN Sulteng Tuntaskan Peningkatan Jalan Dadakitan–Malempak, Dorong Ekonomi dan Ketahanan Energi Tolitoli

Berantas.id,Tolitoli – Upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan terus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur jalan. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah melalui Satker PJN Wilayah I berhasil menuntaskan peningkatan ruas jalan Dadakitan–Malempak sepanjang 6,75 kilometer di Kabupaten Tolitoli.

Ruas Jalan Dadakitan–Malempak

Ruas jalan strategis tersebut menjadi akses penting yang menghubungkan kawasan sentra produksi pertanian dan perkebunan, sekaligus mendukung pengembangan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTM) di wilayah tersebut. Dengan kondisi jalan yang kini semakin mantap, mobilitas masyarakat serta distribusi hasil produksi diharapkan semakin lancar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi Sulawesi Tengah, Eko Galih Prasetyo, ST., MT., menjelaskan bahwa pekerjaan peningkatan jalan telah diselesaikan sesuai target dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Ruas Jalan Dadakitan–Malempak

“Peningkatan jalan sepanjang 6,75 kilometer telah rampung 100 persen. Ruas ini memiliki peran vital sebagai jalur utama aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta menunjang pembangunan PLTM di Kabupaten Tolitoli,” ungkap Eko.

Paket pekerjaan IJD Dadakitan–Malempak mencakup perbaikan tanah dasar menggunakan timbunan pilihan, pembangunan lapis pondasi agregat (LPA) Kelas A, serta pengaspalan dengan lapisan aus Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC). Untuk mendukung sistem drainase, juga dibangun box culvert pracetak berukuran 1 x 1 meter dengan total panjang 48 meter yang tersebar di delapan titik.
Eko menambahkan, sebelum pekerjaan lapisan pondasi dilakukan, tim teknis terlebih dahulu melaksanakan pengujian California Bearing Ratio (CBR) di sejumlah titik guna memastikan daya dukung tanah dasar memenuhi standar.

“Di beberapa segmen, perbaikan tanah dasar dilakukan berdasarkan hasil uji CBR agar kualitas dan umur layanan jalan dapat terjaga dalam jangka panjang,” jelasnya.
Selain itu, penyesuaian alinyemen vertikal turut dilakukan pada titik-titik tertentu demi meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, mengingat ruas tersebut dilalui kendaraan pengangkut hasil produksi dan aktivitas harian masyarakat.

Proyek peningkatan jalan ini dilaksanakan oleh PT Surya Lima Perkasa dengan nilai kontrak sebesar Rp20,01 miliar, berdasarkan kontrak Nomor HK 0201-BPJN18.5.2/355.

Pada kesempatan tersebut, Eko juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Ia mengingatkan agar tidak dilakukan penggalian pada badan jalan untuk

pemasangan pipa air bersih.
“Saluran silang atau cross drain yang telah tersedia dapat dimanfaatkan untuk penempatan pipa air bersih, sehingga kondisi jalan tetap terjaga,” tegasnya.

Dengan selesainya Paket IJD Dadakitan–Malempak, BPJN Sulawesi Tengah berharap kehadiran infrastruktur jalan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat perekonomian lokal, maupun mendukung pengembangan energi terbarukan di Kabupaten Tolitoli. ***