Jalan Nasional Tinombo-Molosipat Siap Layani Pemudik Lebaran 2025

Berantas.id,Parigi Moutong – Menjelang Mudik Lebaran 2025, pemerintah memastikan infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung lainnya siap untuk melayani pemudik.

Jalan Nasional RuasTinombo-Molosipat

Salah satu jalur utama yang menjadi perhatian adalah Jalan Nasional Tinombo-Molosipat yang membentang sepanjang 144,60 kilometer.

Jalan Nasional Ruas Tinombo-Molosipat

Jalan ini, yang menghubungkan beberapa desa di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, telah mendapatkan penanganan pemeliharaan secara menyeluruh untuk menjamin kelancaran arus mudik.

Heriyanto, ST, MT, selaku PPK 2.1 Sulawesi Tengah, melaporkan bahwa tingkat kemantapan jalan di sepanjang ruas Molosipat-Lambunu-Mepanga-Tinombo telah mencapai 94,54 persen.

Jalan Nasional Ruas Tinombo-Molosipat

“Hanya 5,46 persen yang masih memerlukan perbaikan, namun kami sudah menyiapkan langkah-langkah agar jalan tetap aman dilalui selama Mudik Lebaran 2025,” jelas Heriyanto.

Pemeliharaan jalan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2024 meliputi perbaikan rutin, rehabilitasi minor dan mayor, serta rekonstruksi jalan dan jembatan.

Sebagian besar pekerjaan difokuskan pada peningkatan kualitas jalan agar mampu menampung lonjakan volume kendaraan selama libur Lebaran.

PT Bina Kaili, sebagai penyedia jasa konstruksi, turut berperan dalam menuntaskan pekerjaan tersebut, termasuk penanganan jalan sepanjang 10 kilometer.

Selain memperbaiki infrastruktur jalan, BPJN Sulteng melalui PPK 2.1 Provinsi Sulawesi Tengah juga menyiapkan posko mudik sebagai tempat istirahat bagi pemudik.

Posko yang terletak di Desa Ogomojolo, tepatnya di ruas jalan Mepanga-Tinombo, ini menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pemudik. Di antaranya, tempat ibadah, tempat istirahat, serta makanan ringan yang diberikan secara gratis.

Penyediaan fasilitas ini diharapkan dapat membantu pemudik beristirahat dengan nyaman, mengingat perjalanan yang panjang dan padat.

Untuk menghadapi cuaca ekstrem seperti hujan atau potensi banjir, pemerintah juga sudah menyiapkan alat berat, seperti ekskavator dan wheel loader, serta kendaraan pick-up untuk mendukung operasi posko.

“Posko mudik akan menjadi titik pelayanan penting bagi pemudik. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang membutuhkan waktu istirahat selama perjalanan,” ujar Heriyanto.

Jalan Nasional Tinombo-Molosipat adalah salah satu jalur vital yang menghubungkan beberapa wilayah di Sulawesi Tengah.

Dengan adanya pemeliharaan dan perbaikan yang dilakukan sepanjang tahun 2024, jalur ini diharapkan dapat menampung lonjakan arus mudik Lebaran 2025.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan infrastruktur jalan, proyek pemeliharaan ini juga mencakup jalan dan jembatan di sejumlah titik yang sebelumnya rawan rusak.

Heriyanto menegaskan bahwa perbaikan jalan ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi para pemudik, sekaligus mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Dalam hal ini, kesiapan infrastruktur jalan menjadi aspek yang sangat penting untuk mendukung kelancaran Mudik Lebaran 2025.

Dengan adanya peningkatan kualitas jalan dan fasilitas pendukung, diharapkan pemudik dapat merasakan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan aman selama Mudik Lebaran 2025.

Pemerintah terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berkomitmen untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan serta posko mudik agar arus mudik berjalan lancar.***