Jalan Tentena–Taripa Mulai Masuk Tahap Hot Mix, Progres Preservasi Tembus 61,30 Persen

BERANTAS.ID, POSO — Pekerjaan preservasi Jalan Nasional pada ruas Tumora–Dalam Kota Poso–Tentena–Taripa terus menunjukkan perkembangan. Setelah sejumlah pekerjaan dasar dan base dikerjakan, tim pelaksana kini mulai mempersiapkan beberapa titik untuk memasuki tahapan pengaspalan atau hot mix.

Berdasarkan pembaruan progres fisik terbaru, pekerjaan pada paket preservasi tersebut telah mencapai 61,30 persen, sementara progres yang direncanakan berada di angka 48 persen. Capaian itu menempatkan realisasi pekerjaan di atas rencana, dengan deviasi progres tercatat sebesar 12,99 persen.

General Superintendent PT Jaya Bersama Makmur, Adiarto Pratomo, menyampaikan bahwa perkembangan pekerjaan di lapangan secara umum masih berjalan sesuai target.

“Secara umum progres saat ini masih sesuai terhadap target,” kata Adiarto.
Memasuki tahapan berikutnya, pekerjaan kini diarahkan pada penyiapan sejumlah titik yang akan menjadi lokasi pengaspalan. Di antaranya berada pada STA 18+400–18+800 dan STA 21+200–21+400.
Menurut Adiarto, penyiapan lahan menjadi salah satu fokus pekerjaan sebelum lapisan aspal dikerjakan.
“Fokus saat ini penyiapan lahan untuk pengaspalan,” ujarnya.

Tahapan tersebut merupakan bagian dari rangkaian preservasi Jalan Nasional pada koridor Tumora–Poso–Tentena–Taripa. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengacu pada tahapan teknis yang harus diselesaikan sebelum pengaspalan dilaksanakan.

Meski capaian fisik telah melampaui rencana, pekerjaan pada paket tersebut masih menyisakan sejumlah item yang perlu dituntaskan. Adiarto menyebut terdapat dua pekerjaan utama yang masih menjadi fokus penyelesaian, yakni struktur dan pengaspalan.

Kedua item tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong penyelesaian keseluruhan paket pekerjaan. Khusus pengaspalan, penyiapan lahan pada STA 18+400–18+800 dan STA 21+200–21+400 menjadi salah satu tahapan yang tengah berjalan.

Dengan progres fisik yang telah mencapai 61,30 persen, pekerjaan selanjutnya diarahkan untuk menyelesaikan item struktur sekaligus mempercepat pelaksanaan pengaspalan pada titik-titik yang telah dipersiapkan.

Preservasi ruas Tumora–Dalam Kota Poso–Tentena–Taripa diharapkan dapat terus memperkuat kondisi layanan Jalan Nasional pada koridor tersebut. Ruas ini memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta konektivitas antarkawasan di wilayah Poso dan sekitarnya.

Percepatan pekerjaan dengan tetap memperhatikan tahapan teknis di lapangan menjadi bagian penting agar manfaat preservasi jalan dapat segera dirasakan oleh masyarakat dan pengguna jalan. ***