BERANTAS.ID, POSO – Pembangunan dan penanganan Ruas Jalan Tentena–Taripa di Kabupaten Poso terus menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. Hingga saat ini, progres fisik pekerjaan telah mencapai 24,8 persen, dengan realisasi di lapangan tercatat melampaui target yang telah direncanakan sebelumnya.
Capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa pelaksanaan proyek berjalan sesuai koridor perencanaan dan mampu menjaga ritme pekerjaan di tengah berbagai tantangan konstruksi lapangan. Kehadiran ruas jalan yang lebih baik nantinya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.
General Superintendent PT Jaya Bersama Makmur, Adiarto Pratomo, menjelaskan bahwa progres yang telah dicapai menunjukkan pelaksanaan pekerjaan berjalan dengan baik dan sesuai jadwal kontrak.
“Sampai dengan saat ini, progres fisik pelaksanaan pekerjaan pada ruas Tentena–Taripa telah mencapai 24,8 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan berjalan dengan baik sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Adiarto.
Saat ini, sejumlah pekerjaan konstruksi masih berlangsung secara intensif di berbagai titik. Kegiatan tersebut meliputi pembangunan pasangan batu (talud), pasangan batu dengan mortar untuk saluran, pekerjaan galian biasa atau galian lereng, lapis fondasi agregat kelas B, hingga lapis fondasi agregat kelas A.
Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dan terukur guna memastikan kualitas hasil konstruksi tetap terjaga sekaligus mendukung pencapaian target penyelesaian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan pekerjaan, progres penanganan ruas jalan tersebut tidak hanya berada pada jalur yang direncanakan, tetapi juga menunjukkan kinerja yang lebih baik dibanding target awal.
“Secara umum, kondisi pelaksanaan penanganan ruas Tentena–Taripa hingga saat ini masih berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Bahkan, berdasarkan hasil evaluasi progres pekerjaan, realisasi di lapangan saat ini berada di atas rencana atau target yang telah direncanakan sebelumnya,” jelasnya.
Komitmen terhadap mutu pekerjaan menjadi salah satu fokus utama pelaksana proyek. Karena itu, setiap tahapan konstruksi terus diawasi agar dapat memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditentukan sekaligus memastikan pekerjaan selesai tepat waktu.
Saat ini, perhatian utama pekerjaan difokuskan pada area STA 20+600, khususnya pada kegiatan galian biasa atau galian lereng. Pekerjaan tersebut dinilai strategis karena menjadi fondasi penting bagi tahapan konstruksi berikutnya.
“Pekerjaan ini menjadi prioritas karena merupakan salah satu tahapan penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi berikutnya serta memastikan kondisi badan jalan sesuai dengan desain yang telah direncanakan,” kata Adiarto.
Pekerjaan galian tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas ruas jalan secara menyeluruh sehingga nantinya dapat memberikan tingkat kenyamanan dan keselamatan yang lebih baik bagi para pengguna jalan.
Di sisi lain, Adiarto juga memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai adanya penanganan longsoran sepanjang kurang lebih 70 meter pada ruas jalan yang menjadi tanggung jawab kontraknya. Ia menegaskan bahwa dalam lingkup pekerjaan yang sedang berjalan saat ini tidak terdapat item pekerjaan penanganan longsoran sebagaimana yang dimaksud.
Menurutnya, pekerjaan yang dilaksanakan saat ini sepenuhnya berfokus pada item-item yang tercantum dalam kontrak, seperti pekerjaan galian lereng, pasangan batu, pembangunan saluran, dan pekerjaan perkerasan jalan.
Dengan progres yang terus menunjukkan tren positif dan realisasi yang telah melampaui target, proyek penanganan Ruas Jalan Tentena–Taripa diharapkan dapat berjalan lancar hingga tahap penyelesaian. Kehadiran infrastruktur jalan yang semakin baik nantinya diyakini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, memperkuat konektivitas wilayah, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi di Kabupaten Poso dan sekitarnya.
“Kami berharap pelaksanaan pekerjaan ini dapat terus berjalan lancar sehingga manfaat peningkatan kualitas jalan dapat segera dirasakan oleh masyarakat dan pengguna jalan,” tutup Adiarto. ***









