Berantas.id, Sulawesi Tengah – Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulteng menggandeng PT Bumi Infrastruktur Nusantara (BIN) kebut penyelesaian infrastruktur permukiman untuk mendukung kawasan huntap Petobo.
Proyek prasarana permukiman 1 Huntap Petobo tersebut didukung dengan pendanaan Bank Dunia melalui Central Sulawesi Rehabilitation and Reconstruction Project (CSRRP).
Pada paket pembangunan infrastrutktur parasarana permukiman yang dikerjakan oleh PT Bumi Infrastruktur Nusantara terdapat empat item pekerjaan utama yang dilakukan. Di antaranya, Pekerjaan Pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT), Pembangunan Infrastruktur Persampahan, Reservoir, Distribusi Jaringan Sambungan Rumah, dan Pembangunan Infrastruktur jalan.
PT Bumi Infrastruktur Nusantara Dalam pelaksanaannya, bukan hanya sekedar bagaimana menyelesaikan pelaksanaan proyek. Akan tetapi, bagaimana misi kemanusiaan ini harus dilaksanakan serta dikerjakan dengan sepenuh hati. Sehingga penyintas huntap pasca bencana di Petobo ini harus tepat mutu, tepat biaya, dan tepat waktu.
Untuk paket pembangunan infrastruktur permukiman 1 ini dengan Nomor kontrak HK.02.01/KONT.FIS/SPPP.ST/PKP/09/2023 dikerjakan oleh PT Bumi Infrastruktur Nusantara dengan total nilai kontrak sebesar Rp65,146.889.000.
Paket ini berada dibawah kendali Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR melalui BPPW Sulawesi Tengah yang bersumber dari dana PHLN Bank dunia tahun anggaran 2023-2024.***
