
Pemblokiran nomor WhatsApp Tim Redaksi Berantas.id diduga pekerjaannya tidak ingin dikritik media, Upaya Tim Redaksi Berantas.id mengonfirmasi terkait pekerja yang tidak menggunakan APD ( Alat Pelindung Diri ), dan sejumlah kegiatan lain di Preservasi Jalan Tonggolobibi – Sabang – Tambu – Tompe, namun nomor WhatsApp sudah terlebih dahulu di Blokir.
Sebelumnya, pada Senin 22 Agustus 2022, jurnalis media ini mencoba mengonfirmasi Satker PJN Satu pada siang hari melalui pesan WhatsApp terkait pekerja tak gunakan APD, Saluran Air yang Terguling dan kekeliruan pada pekerjaan rabat bahu jalan namun hingga berita tersebut diturunkan tidak mendapat respon. Ternyata, foto profil milik Kasatker PJN l sudah tidak tampil kontak WhatsApp dan pesannya masih centang satu.
Mahful, salah satu Pimpinan Media Online di Sulteng menyesalkan sikap Kasatker PJN l.
“Jika memang ini benar dengan sengaja memblokir nomor sejumlah wartawan di Sulteng, ini patut disesalkan,” ujar Mahful kepada media ini, Kamis (25/8/2022).
Ia mengatakan, sebagai pejabat publik harus profesional dalam melaksanakan tugasnya, jika enggan dikritik jangan jadi pejabat.
“Jika terindikasi pejabat seperti ini, daerah bisa rusak. Bagaimana daerah bisa maju kalau memelihara pejabat yang tertutup (alergi wartawan) jika ditanyai soal pekerjaan, apalagi terkait anggaran yang menjadi kepentingan orang banyak,” terangnya.
Ia meminta kepada Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Palu agar segera memberikan teguran terhadap pejabat yang alergi terhadap wartawan.
“Kami minta Kasatker PJN l harus segera dievaluasi kembali, ini bisa mempengaruhi citra Daerah, BPJN Palu terutama terkait anggaran maupun pembangunan kedepannya,” pintanya. ( Toni)