Berantas.id, Palu – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah yang baru, N Rahmat, S.H., M.H., tiba di Palu pada Kamis, 17 Juli 2025, dan langsung memulai tugas perdana dengan memimpin briefing di lingkungan Kejati Sulteng. Kedatangannya disambut secara adat oleh Gubernur Anwar Hafid bersama jajaran Pemprov Sulteng.
Setelah resmi dilantik di Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, N Rahmat, S.H., M.H., tiba di Kota Palu, Kamis pagi, 17 Juli 2025. Kedatangannya di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri disambut dengan penuh penghormatan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui prosesi adat dan tarian tradisional khas daerah. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, turut hadir langsung memimpin penyambutan tersebut sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas kehadiran pemimpin baru di institusi Kejaksaan Tinggi wilayahnya.
Tidak menunggu waktu lama, N Rahmat langsung bergerak menuju Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah. Di sana, ia disambut oleh jajaran pejabat struktural dan seluruh pegawai Kejati dengan antusiasme tinggi. Suasana penuh kekeluargaan tampak dalam penyambutan tersebut, menandai awal yang positif dalam masa tugasnya sebagai Kepala Kejati Sulteng.
Sesampainya di kantor, Kajati langsung memimpin briefing perdana yang menjadi momen penting untuk perkenalan serta pemetaan awal terhadap kondisi internal lembaga. Dalam arahannya, Kajati menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan kepadanya. Ia menyebutkan bahwa suasana kekeluargaan tersebut mencerminkan kuatnya solidaritas dan sinergi di lingkungan kerja Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
“Kita akan bekerja bersama-sama dengan penuh dedikasi dan integritas untuk menjalankan amanah institusi ini. Sinergi antarbidang sangat penting untuk memastikan efektivitas pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Kajati Rahmat dalam arahannya kepada seluruh jajaran, Kamis, 17 Juli 2025.
Sebagai langkah awal dalam memetakan dinamika internal lembaga, Kajati memberikan kesempatan kepada para Asisten untuk menyampaikan laporan secara lisan. Laporan tersebut mencakup kondisi aktual dan capaian kinerja masing-masing bidang. Langkah ini dinilai penting untuk membangun peta kerja strategis, memperkuat koordinasi, dan mempercepat langkah dalam pelaksanaan tugas pokok serta fungsi penegakan hukum di wilayah Sulawesi Tengah.
Kajati Rahmat juga menekankan pentingnya pendekatan yang humanis, responsif, serta profesional dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Ia berharap, di bawah kepemimpinannya, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah bisa semakin dipercaya masyarakat sebagai institusi yang tegas namun tetap mengedepankan nilai keadilan dan kemanusiaan.
Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang berorientasi pada profesionalisme serta integritas, diharapkan Kejati Sulteng akan menjadi motor penggerak dalam penguatan hukum di daerah. Kehadiran Kajati N Rahmat juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Kejaksaan dalam membangun sistem hukum yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Tugas berat memang menanti, namun dengan kerja sama yang solid dan dukungan penuh dari seluruh jajaran, N Rahmat optimistis Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah akan mampu menjawab tantangan serta menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum secara maksimal. (B01)
