Berantas.id,Palu – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan deteksi dini narkoba yang digelar di SMP Negeri 15 Palu, Jumat (13/02/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX. Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya edukasi sejak dini agar para pelajar memahami bahaya narkoba serta pentingnya deteksi awal sebagai bentuk pencegahan.
Tim Biddokkes yang dipimpin oleh Iptu Aryaningtyas Bintarini memberikan materi terkait pengenalan jenis-jenis narkoba, dampak buruk bagi kesehatan, hingga konsekuensi hukum yang dapat diterima apabila terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dengan adanya sesi tanya jawab interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar narkoba dan cara menghindarinya.
Selain pemaparan materi, tim juga memperkenalkan alat tes kit narkoba beserta tata cara penggunaannya. Hal tersebut dilakukan agar para siswa memahami proses pemeriksaan secara medis serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keterbukaan dan kejujuran dalam upaya pencegahan narkoba.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono melalui Kasubbid Penmas Kompol Reky menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan serta kesadaran para pelajar untuk menjauhi narkoba.
“Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan lebih memahami bahaya narkoba dan menjadi generasi muda yang sehat, cerdas, serta berprestasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat “Dokkes Presisi Melayani dengan Profesional, Humanis dan Merakyat” dalam memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.***






