BPJN Sulteng Kirim Jembatan Bailey Pasca Amblesnya Jembatan Buluri

Berantas.id, Palu – Jembatan Buluri yang menghubungkan Kota Palu dan Kabupaten Donggala yang berada di kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu amblas, karena salah satu pier mengalami souring yang diterjang derasnya air hujan yang mengguyur Kota Palu dan sekitarnya pada sejak Kamis dini hari (6/4/2023) hingga Jumat sore ( 7/4/2023)

Kondisi Jembatan Buluri di Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah

Penyebabnya diduga adalah hujan, dengan curah hujan tinggi yang mengakibatkan derasnya aliran air sungai dari sisi tebing dengan kemiringan curam sehingga salah satu Pilar atau Pier pada sebuah konstruksi jembatan yang memiliki fungsi sebagai pemikul ujung perletakan jembatan, antar girder atau gelagar dan bearing pad atau elastomer sebagai dampalan girder ke pier head itu mengalami Penggerusan (Scouring).

Jembatan Buluri di Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah

Ditjen Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tengah dengan cepat mengirimkan tim reaksi cepat untuk mengidentifikasi kerusakan, memobilisasi ekskavator dan terus berupaya agar jalur Palu – Donggala tetap berfungsi.

Saat ini BPJN Sulteng telah melakukan mobilisasi alat berat sebagai langkah awal agar ruas jalan yang terdampak tetap berfungsi menskipun menggunakan jalan alternatif, pengerahan alat berat dilakukan untuk membuka jalur darurat disisi barat jembatan Buluri dan hari ini ( 9/4/2023) TIM reaksi cepat dari BPJN Sulteng telah merakit dan merancang jembatan bailey sebagai jembatan darurat rangka baja yang bisa dipindah-pindah. Pembangunan jembatan bailey dimaksudkan untuk mempercepat berfungsinya kembali ruas tersebut.

Untuk diketahui bersama bahwa Jembatan Bailey adalah salah satu jenis jembatan darurat sementara yang berbentuk rangka baja. Rangka jembatan Bailey berupa panel-panel yang dapat disusun dengan berbagai formasi rangka untuk berbagai bentang dan jumlah lajur.

Kabalai PJN Sulteng, Arief Syarif Hidayat Saat Berada di Lokasi ( Jembatan Buluri, Kelurahan Buluri, Kec. Ulujadi, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah)

Kembali Kabalai PJN Sulteng, Arief Syarif Hidayat yang di konfirmasi via aplikasi Whatsapp menjelaskan bahwa,apabila pemasangan jembatan Bailey (Jembatan Darurat) telah dilakukan maka penggunaan Jembatan Buluri akan dihentikan seluruhnya dan akan dialihkan menggunakan jembatan Bailey, dengan rencana kelanjutan akan dibangun jembangan pengganti ( Permanen ) mengingat jembatan ini telah berusia 51 tahun yang dibangun 1972. Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *