Berantas.id, Sulawesi Tengah – Kalla Group melalui entitasnya PT Bumi Karsa salah satu perusahaan swasta nasional yang menjadi penyedia jasa terpercaya dalam melaksanakan pemulihan infrastruktur pasca bencana di Sulawesi Tengah yang digandeng oleh Kementrian PUPR.
Sepanjang tahun 2023 sampai dengan saat ini PT Bumi Karsa dipercayakan oleh Kementrian PUPR untuk mengerjakan sejumlah paket di lingkup kerja Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementrian PUPR dalam memulihkan dan menyediakan infrastruktur jalan pasca bencana yang di biayai dari Loan Bank.
Kesepakatan tersebut tertuang dalam kontrak kerjasama yang di tandatangani oleh PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen) 2.5, Rizky Ananda. ST. M. Eng dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN ( Pelaksanaan Jalan Nasional) wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah, Rhismono ST, MT dengan Nomor : HK.02.01/IRSL-A2/Bb14.6.5/01 23 Desember 2022 lalu.
Proyek ini dirancang, selain sebagai jalur logistik diharapkan tanggul jalan ini bisa menjadi peredam tsunami.
Deviasi Positif, Paket A2 Rekontruksi dan penanganan Tanggul Jalan Cumi-cumi Masih Berlanjut.
Paket A2 ini dikerjakan oleh PT Bumi Karsa bersama Konsultan Supervisi Desaign and Supervision (DSC) Oriental Consultan Global Co, Ltd in Association dengan total nilai kontrak Rp138,276.933.000 dengan sistem MYC.
PT Bumi Karsa pada paket ini menangani sejumlah pekerjaan berupa konstruksinya timbunan yang dibungkus blok beton armor sebagai peredam tsunami yang ditargetkan akan tuntas dikerjakan pada Juli 2024 mendatang.
Paket peninggian badan jalan ini juga dilengkapi shelter di sekitar UIN Datokarama Palu sebagai jalur evakuasi jika terjadi gempa bumi atau tsunami sewaktu-waktu.
Berikut ini penanganan pekerjaan paket Rekonstruksi dan Penanganan Tanggul Jalan Cumi-Cumi sejauh 2,4 Km yang dikerjakan oleh PT Bumi Karsa.
Pekerjaan Timbunan sejauh 2,35 Km
Pekerjaan Retaning Wall 3,5 Meter
Pekerjaan Pemasangan Block Armor
Pekerjaan Box Culvert sebanyak 7 titik @15-35 meter
Pekerjaan Saluran Struktur atau saluran beton bertulang U-Ditch tipe DS6a dan DS1a
Aspal AC-Base dengan tebal 9,5 cm
Aspal AC-BC dengan tebal 6 cm
Aspal AC-WC Asb dengan tebal 4 cm
“Alhamdulillah semua berjalan lancar, progress kemajuan fisik menunjukkan deviasi yang sangat positif” kata Arsad.
Dia berharap tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan di kemudian hari, sehingga pekerjaan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Untuk realiasi progress paket Rekonstruksi dan Penanganan Tanggul Jalan Cumi-Cumi tersebut, kata Arsyad, sudah mencapai 51,118 persen dari rencana 51,611 persen. Dengan kata lain progress pekerjaan mengalami deviasi positif 0,494 persen.***
