Berantas.id,Palu – Pemeriksaan Laporan Keuangan Polri Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia di lingkungan Polda Sulawesi Tengah resmi ditutup setelah berlangsung selama 16 hari.
Kegiatan exit meeting digelar di Ruang Rupatama Lantai II Mapolda Sulteng, Kamis (19/02/2026) sore, dipimpin langsung oleh Endi Sutendi yang turut memberikan sambutan pada kesempatan tersebut.
Turut hadir dalam agenda itu Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh Kapolres jajaran. Dari pihak BPK RI, hadir Wakil Penanggung Jawab Pemeriksaan Dwi S. Agung bersama tim auditor.
Dalam penyampaiannya, Dwi S. Agung menegaskan bahwa pemeriksaan telah dilaksanakan secara rinci dan komprehensif sesuai standar audit yang berlaku. Ia berharap jajaran Polda Sulteng mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan yang disusun.
“Hasil pemeriksaan ini diharapkan menjadi dasar evaluasi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Sulteng menyampaikan apresiasi atas kerja profesional tim auditor selama proses pemeriksaan berlangsung. Ia menyebut audit tersebut bukan sekadar mekanisme pengawasan, tetapi bagian dari upaya bersama memperkuat sistem tata kelola keuangan yang bersih dan bertanggung jawab.
“Selama 16 hari kita berproses bersama. Ini menjadi bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan dan terhindar dari penyimpangan,” kata Kapolda.
Ia juga menegaskan bahwa setiap rekomendasi dan temuan harus ditindaklanjuti secara serius oleh seluruh satuan kerja (Satker) maupun satuan wilayah (Satwil). Menurutnya, komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan merupakan kunci menjaga kepercayaan publik.
“Temuan bukan untuk disikapi secara biasa. Harus menjadi momentum evaluasi dan pembenahan agar tidak terjadi pengulangan di masa mendatang,” tegasnya.
Acara penutupan ditandai dengan penandatanganan berita acara sebagai simbol berakhirnya rangkaian pemeriksaan. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat sinergi, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai wujud komitmen kolektif dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel. ***
