Hujan Tak Menghalangi! Proyek Jalan Nasional Tentena–Taripa Tetap Ngebut

Berantas.id, Poso — Pembangunan infrastruktur jalan terus menunjukkan geliat positif di Sulawesi Tengah. Salah satunya terlihat pada Proyek Preservasi Jalan Tentena–Taripa yang kini mencatat progres signifikan. Dikerjakan oleh PT Jaya Bersama Makmur, proyek ini telah mencapai progres fisik sebesar 16,4 persen, melampaui target dengan deviasi positif +5,9 persen.

Preservasi Jalan Tumora – Dalam Kota Poso – Tagolu dan Tentena – Taripa di Kabupaten Poso

Sebagai jalur strategis yang menghubungkan sejumlah wilayah penting di Kabupaten Poso, ruas Tentena–Taripa menjadi fokus peningkatan kualitas demi mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang lebih lancar. Melalui pendekatan terencana dan pelaksanaan yang terukur, proyek ini diharapkan mampu menghadirkan standar jalan nasional yang lebih baik, aman, dan nyaman.

General Superintendent PT Jaya Bersama Makmur, Adiarto Pratomo, menjelaskan bahwa pekerjaan saat ini memasuki tahap penting, yakni Lapis Pondasi Bawah (LPB) dan Lapis Pondasi Atas (LPA), khususnya pada area pelebaran jalan. Selain itu, rehabilitasi minor sepanjang 1,8 kilometer telah berhasil diselesaikan dengan pengaspalan.

Preservasi Jalan Tumora – Dalam Kota Poso – Tagolu dan Tentena – Taripa di Kabupaten Poso

“Progres di lapangan sudah menunjukkan perkembangan yang baik, terutama pada area pelebaran. Kami terus menjaga ritme pekerjaan agar tetap sesuai target,” ungkap Adiarto.

Fokus utama proyek saat ini adalah pelebaran ruas jalan guna meningkatkan kapasitas serta mengurangi potensi kemacetan di titik-titik sempit yang selama ini menjadi kendala pengguna jalan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan infrastruktur yang adaptif terhadap kebutuhan lalu lintas yang terus berkembang.

Preservasi Jalan Tumora – Dalam Kota Poso – Tagolu dan Tentena – Taripa di Kabupaten Poso

Tak hanya itu, dalam waktu dekat tim pelaksana juga menargetkan penyelesaian pekerjaan galian pada area tebing serta penanganan titik rawan macet yang membutuhkan perhatian segera. Strategi ini dilakukan untuk memastikan manfaat proyek dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat.

Dengan nilai kontrak sekitar Rp39 miliar, proyek ini tentu tidak lepas dari tantangan. Faktor cuaca, khususnya di wilayah Desa Didiri, menjadi salah satu hambatan utama. Intensitas hujan yang tinggi mengharuskan penyesuaian metode kerja agar kualitas konstruksi tetap terjaga.

Preservasi Jalan Tumora – Dalam Kota Poso – Tagolu dan Tentena – Taripa di Kabupaten Poso

Meski demikian, PT Jaya Bersama Makmur memastikan seluruh tahapan pekerjaan tetap berjalan optimal dengan mengedepankan standar mutu dan keselamatan kerja.

Ke depan, rampungnya Proyek Preservasi Jalan Tentena–Taripa diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Poso, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kelancaran arus barang dan jasa.

Preservasi Jalan Tumora – Dalam Kota Poso – Tagolu dan Tentena – Taripa di Kabupaten Poso

Dengan progres yang terus melaju dan komitmen tinggi dari pelaksana, proyek ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur yang berkualitas dapat menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah. ***