Lubang Menganga Hiasi Jalan Nasional Ruas Lingadan – Kota Tolitoli – Silondou – Malala

Desa Bambuang Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli

Berantas.id, Tolitoli – Para pengguna dan penikmat jalan, terutama pengendara roda empat ( Mobil) mengeluh, kondisi badan Jalan Nasional Ruas Lingadan – Kota Tolitoli – Silondou Malala tepatnya di Desa Pagi Kecamatan Baolan, Desa Bambuang dan Desa Batuan Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah bertabur lubang menganga yang menghiasi jalan Nasional dan mengancam pengendara yang melintas.

Bahkan, menurut informasi yang disampaikan kepada Redaksi Berantas.id, Kamis (6/01/2022) lubang-lubang yang menganga di sepanjang jalan Nasional telah menelan korban kecelakaan lalu lintas dan hingga rusaknya kendaraan roda empat saat melintas di Wilayah Kecamatan Lampasio.

Kerusakan kendaraan tersebut menimpa anto, warga kelurahan besusu barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Rabu (5/01/2022) lalu.

Desa Batuan Kec. Lampasio Kab. Tolitoli

Kendaraan roda empat 1200 cc yang dikendarai anto terperosok dalam lubang menganga dijalan Nasional kawasan Desa Batuan dan Desa Bambuang Kec.Lampasio saat hendak pulang dari Kabupaten Buol menuju Kota Palu,akibat terperosok kendaraan yang dikemudinya itu, Bamper lecet – lecet bahkan body kendaraan bagian bawah kendaraan mengalami kerusakan.

Anto, korban yang terperosok akibat lubang seperti kubangan yang mengaga menghiasi badan jalan Nasional ruas Lingadan – Kota Tolitoli – Silondou – Malala tak kunjung diperbaiki dan juga tanpa ada rambu – rambu bahaya atau jalan sementara dikerjakan.

”Banyak sekali lubang-lubang yang menganga dijalan Nasional tanpa rambu – rambu, kendaraan saya sudah jadi korban,” kata Anto

Lebih jauh dia katakan, lubang tersebut sudah cukup lama namun tak kunjung diperbaiki

Masalahnya, kata Anto, lubang yang sudah cukup lama sepanjang jalan Nasional di Desa Bambuang dan Desa Batuan terbut dibiarkan begitu saja tanpa memasang rambu tanda bahaya, kondisi lubang jalan semakin parah dan sangat membahayakan saat musim penghujan yang menggenangi sehingga membuat pengendara tidak tau adanya ruas jalan yang lubangnya cukup dalam dan kerusakannya cukup parah.

Masyarakat lainpun yang ditemui di jalanan rusak ikut menyesalkan pihak penanggung jawab jalan Nasional yang diduga membiarkan jalanan bertabur lubang tanpa ada tanda bahaya dan tak kunjung diperbaiki.

Desa Pangi Kec. Baolan Kab.Tolitoli

Bukan hanya di wilayah Desa Bambuang dan Desa Batuan Kecamtan Lampasio, pantauan Media Online Berantas.id lubang-lubang dibadan jalan Nasional juga menghiasi jalan Nasional kawasan pengunungan di Desa Pangi Kecamatan Baolan Kab. Tolitoli meski sudah terlihat ada perbaikan pecing – pecing ,tambal sulam namun kondisi aspalnya kembali terkelupas. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *