Berantas.id,Banggai Laut — Pemerintah pusat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat konektivitas wilayah, khususnya di kawasan pesisir Kabupaten Banggai Laut. Melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah melaksanakan peningkatan ruas jalan Matanga–Pelingsolit Segmen 1 yang kini telah tuntas dikerjakan.
Pekerjaan peningkatan jalan tersebut dilaksanakan oleh BPJN Sulawesi Tengah melalui PPK 3.2 sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah dalam menunjang mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil perikanan di wilayah pesisir. Ruas Matanga–Pelingsolit memiliki peran vital karena menghubungkan kawasan permukiman dengan sentra produksi perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Banggai Laut.
Dengan kondisi jalan yang semakin baik, akses masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi, layanan dasar, serta pasar hasil laut menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan daerah, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menjaga kelancaran rantai pasok sektor pangan dan perikanan.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari akun resmi BPJN Sulawesi Tengah, proyek peningkatan Jalan Matanga–Pelingsolit Segmen 1 dilaksanakan berdasarkan kontrak nomor HK 0201-BPJN 1872/199 dengan nilai kontrak sebesar Rp10,52 miliar. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada penyedia jasa CV Mitra Kasih.
Paket pekerjaan dalam Program IJD ini mencakup penanganan jalan sepanjang 2,68 kilometer. Lingkup pekerjaan meliputi pengaspalan Laston Lapis Aus (AC-WC), pembangunan lapis pondasi agregat kelas A, pekerjaan pasangan batu, serta pembangunan bahu jalan dengan mutu beton Fc’ 20 MPa guna menjamin kualitas dan ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang.
BPJN Sulawesi Tengah berharap peningkatan ruas jalan Matanga–Pelingsolit ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat konektivitas wilayah pesisir, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan.
Melalui Program Inpres Jalan Daerah, pemerintah terus menghadirkan infrastruktur yang andal dan berdaya guna sebagai fondasi pembangunan daerah dan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.***






